Tuesday, February 19, 2013

CARA MEMILIH BURUNG KACER


MEMILIH KACER DARI CIRI FISIK
Kali ini b'dane akan sharing tips memilih bakalan kacer yang semoga bisa menjadi referensi sobat semua dalam memilih bakalan kacer.

http://2.bp.blogspot.com/-SsLt7NUR5Yo/T4shMJ1qd0I/AAAAAAAAAJg/tQpqOa_cMSk/s320/sepasang+kacer.jpg
Sepasang Kacer Poci atas betina, bawah jantan

Kacer Jantan mempunyai  bulu di kepala berwarna hitam, warna didada hitam mengkilap. Sementara kacer betina  bulu di kepala berwarna hitam keabu-abuan, warna didada tidak mengkilap. Sedangkan pada kacer usia trotolan atau anakan yang bulunya baru keluar dan belum lengkap, sebenarnya sudah bisa kita lihat meskipun hanya satu atau dua bulu. Pada trotolan jantan bulu berwarna hitam pekat sedangkan trotolan betina wwarna hitamnya agak pudar cenderung berwarna abu-abu.

Memilih trortolan kacer dilihat dari bentuk badan


http://4.bp.blogspot.com/-3v0AFREA-Cc/T4siXpZHrJI/AAAAAAAAAJo/sln7DXvXdCA/s1600/trotolan.jpg
Trorolan Jantan

http://4.bp.blogspot.com/-XT9ZFKDiR3o/T4sgh0ktmcI/AAAAAAAAAJY/xE_uOQsRcxY/s1600/tro2.jpg
Trotolan Betina

 Jika sobat b'dane berniat memilih bakalan untuk kacer kicauan maka tentunya kacer jantan yang harus sobat pilih. Dengan bulu yang berwarna hitam tegas dan mengkilap serta terlihat kontras. Untuk bentuk paruhnya, pilihlah bentuk paruh berpangkal lebar yang besar, tebal dan panjang. Bagian bawah paruh harus lurus dan jangan sampai sobat memilih bakalan kacer  yang berparuh bengkok. Untuk posisi lubang hidungnya, pilihlah yang jarak antara lubang hidung dan posisi matanya sedekat mungkin.

http://3.bp.blogspot.com/-92R2M4N3YXc/T4siuHN_GCI/AAAAAAAAAJw/MJTEFvyMJL8/s320/kepala.jpg
bentuk kepala dan paruh trotolan kacer jantan
Bentuk kepala kotak, matanya bulat dan besar serta terlihat melotot. Itu pertanda bahwa burung pilihan sobat mempunyai mental bertempur yang baik. Dari postur badannya pilihlah yang sedang dan dari leher sampai ekor dan kakinya mempunyai panjang yang serasi, jangan pilih bakalan yang leher dan badannya pendek.
Sayap yang mengepit rapat serta kaki yang mencengkram kuat, menandakan bakalan tersebut sehat. Pilihlah yang berkaki besar dan tampak kering. Untuk warna kaki, terserah sobat, karena tidak berpengaruh pada mental si bakalan. Dari gerakan badan,pilihlah yang lincah dan mempunyai nafsu makan yang besar.
Bentuk leher yang panjang padat dan berisi. Menandakan bakalan yang  akan mengeluarkan power maksimal saat berkicau.


Anda pasti sangat paham, BURUNG JAWARA bagi penggemar kicauan hanya ada dua. Pertama, jawara untuk berkicau. Kedua, jawara untuk beranak-pinak. Titik, tidak ada koma.
Jawara berkicau artinya burung gacor, selalu berkicau, tak peduli di arena lomba ataupun di rumah. Jawara untuk beranak pinak berarti selalu bereproduksi dengan baik. Menghasilkan anakan banyak, menghasilkan uang.
http://4.bp.blogspot.com/-3sD2mvjW2ac/T4mE6DwZZkI/AAAAAAAABcQ/tfkJzFerLPU/s1600/RAHASIA+BURUNG+JAWARA+-+armhando+com.jpg

Tahukah Anda bahwa burung Anda pun bisa seperti itu? Itu tentunya kalau Anda memahami dan mau melakukan hal utama yang dibutuhkan burung. Apa? Kuncinya hanya satu: burung harus sehat.
Tidak perlu dicari-cari alasan mengapa burung Anda tidak juga bunyi sehabis mabung, mabung tidak juga tuntas, macet setelah tarung, berhenti bertelor atau bertelor hanya satu, atau bertelor tiga tetapi tidak pernah menetas dan segudang alasan lain.
Jika burung Anda seperti itu, maka semua itu hanya menandakan satu hal: BURUNG ANDA TIDAK SEHAT!!
Ya, kembali lagi ingatlah satu prinsip dalam memahami burung: “Burung sehat pasti gacor, burung sehat pasti bereproduksi”.

No comments:

Post a Comment